Sabtu, 03 Januari 2015

Ada beberapa orang yang merasa hidupnya sangat menyedihkan. Mereka lebih memilih memasang muka masam daripada senyum yang mengembang. Apakah kamu termasuk dari salah satu orang yang seperti itu? Mungkin kamu harus mengubah cara berpikirmu mulai sekarang.
Artikel ini akan menuntunmu untuk membuka mata bahwa banyak momen dalam hidup dan keseharianmu yang bisa kamu syukuri dan mampu membuatmu bahagia. Kadang tidak kita sadari sebelumnya, momen-momen itu mengandung makna yang berharga.

1. Di tempat tidurmu, saat membuka mata di pagi hari, bersyukurlah kamu masih diberi napas dan kesempatan untuk melewati satu hari lagi.

bersyukur dan bahagialah saat membuka mata
bersyukur dan bahagialah saat membuka mata via ladyversailles.wordpress.com
Bangun di pagi hari adalah kesempatan pertamamu untuk mengucap kata syukur. Ingat betapa kamu sangat beruntung masih bisa membuka mata dengan keseluruhan panca indramu yang masih bekerja secara sempurna. Bukankah itu merupakan anugerah yang sepantasnya selalu disyukuri dan mampu membuatmu bahagia?
Masih bisa membuka mata di pagi hari untuk kemudian bernafas dan menggunakan panca inderamu adalah nikmat yang tak terkira yang kamu terima hari ini. Kamu masih diberi kesempatan untuk melewati satu hari lagi. Gunakanlah kesempatan itu sebaik-baiknya, karena kamu tidak akan pernah tahu kapan si Empunya Hidup akan menyudahi kesempatan yang Dia beri padamu.


2. Ketika melahap sarapan, makan siang, makan malam hingga camilan, ingatlah bahwa kamu tak hanya masih bisa makan: kamu masih bisa makan enak.

bahagialah saat menikmati makananmu
bahagialah saat menikmati makananmu via rebloggy.com
Makan adalah kebutuhan pokok manusia. Makan juga sudah menjadi rutinitas dan bagian dari kegiatan sehari-hari. Hal ini sering membuatmu lupa bahwa kamu adalah orang yang tergolong berkecukupan karena masih mampu memenuhi kebutuhan panganmu saban harinya. Kamu lebih sering bersungut-sungut karena nasi atau lauk yang terhidang tak sesuai dengan selera. Membuang makanan pun menjadi hal yang biasa demi mengatasnamakan perut yang sudah kekenyangan.
Ingatkah kamu bahwa banyak orang di belahan dunia lain yang harus rela puasa makan? Atau mungkin orang dari golongan ekonomi ke bawah yang harus puas melahap nasi dengan garam demi supaya perut mereka terisi? Mulai sekarang buka mata dan hatimu supaya kamu mampu melihat betapa nyaman dan nikmatnya hidupmu selama ini melalui makanan yang kamu cecap. Apalagi jika ternyata kamu bisa memilih makananmu sendiri. Apalagi, jika ternyata makananmu tak hanya membuat perutmu kenyang, namun juga lidahmu senang.


3. Bahagia memiliki sesuatu untuk makan, kamu akan lebih bahagia lagi punya penganan untuk dibagi. Memberi secuil makananmu kepada kucing atau anjing liar yang ada di jalanan tidak membuatmu merugi.

rasakan bahagianya ketika memberikan makanan kepada mahkluk hidup lain
rasakan bahagianya ketika memberikan makanan kepada mahkluk hidup lain via www.igre123.com
Pernahkah kamu menemui kucing atau anjing liar di sekitaran tempat tinggalmu? Apakah mereka mendekatimu dengan tampang mengiba mengharap secuil makanan? Bagikanlah makanan yang kamu punya kepada mereka. Berbagi dengan mahkluk hidup lain yang menjadi penduduk di bumi mampu membuatmu bahagia.
Kebaikanmu yang sederhana ini mampu membuatmu bersyukur bahwa kamu terlahir sebagai manusia. Kamu mempunyai derajat tertinggi di dunia, dan kewajiban mahkluk dengan derajat tertinggi adalah melindungi mahkluk lain yang tak punya daya. Rasakan dari lubuk hati yang paling dalam betapa kamu merasa lega dan bahagia ketika memberikan sedikit makanan kepada hewan.


4. Memberikan bangkumu kepada ibu hamil di transportasi umum akan membuat hatimu lega. Tidak perlu jadi superhero untuk membantu sesama, kamu bisa menjadi pahlawan dengan cara paling sederhana.

kamu bisa menjadi pahlawan dengan cara sederhana
kamu bisa menjadi pahlawan dengan cara sederhana via 5feet12inches.tumblr.com
Bahagia yang sederhana juga bisa kamu dapatkan ketika kamu dengan rela hati memberikan bangkumu kepada ibu hamil atau orang tua renta yang sedang berdiri di dalam bus atau kereta. Kelegaan dan kehangatan akan menyeruak ke dalam batinmu. Kamu akan menyadari bahwa kamu masih berguna untuk orang lain.
Bukankah hidup jadi lebih bermakna dan berarti jika kita sebagai manusia saling menolong? Bukankah bahagia itu ketika menyadari bahwa kamu masih bermakna bagi orang lain?


5. Cobalah membeli koran dengan uang 10 ribuan tanpa minta kembalian. Ternyata kamu tidak perlu kaya-raya untuk jadi dermawan.

kamu tidak harus kaya untuk berderma
kamu tidak harus kaya untuk berderma via www.huffingtonpost.com
Berderma tidak harus ketika kaya raya. Kamu bisa berderma kapan saja dengan uang yang kamu punya. Membeli koran tanpa menuntut kembalian akan membuatmu merasa berlega hati karena bisa sedikit berbagi. Anggaplah itu sebagai jerih payah si penjual koran karena sudah berpeluh dan berpanas-panasan membawa dagangannya. Dia juga sudah berjasa menyampaikan informasi lewat koran yang dijajakannya.
Berbagi sedikit uang kepada mereka yang lebih membutuhkan akan membuatmu merasa lega dan bahagia karena ternyata kamu lebih bercukupan daripada mereka.


6. Rasa hangat bisa menyeruak seketika saat membuka buku diari lama. Betapa masih terasa dekatnya masa lalu, betapa sudah banyak berubahnya dirimu.

membaca buku diary lama
membaca buku diary lama via brentsfoodandtravelblog.tumblr.com
Buku diari lama juga bisa berjasa demi membuatmu bahagia. Kesederhanaan dari membaca buku diari lama akan membawa atmosfer nostalgia ke dalam hari-harimu. Perasaan bahagia akan tersisip di sela hatimu ketika kamu menyadari bahwa sudah banyak hal baik yang kamu terima sampai detik ini. Hal buruk yang terjadi di masa lalu juga mampu mengukir senyum di wajahmu, karena kamu mampu bertahan melewati hal buruk itu sampai saat ini.


7. Berbagi canda dengan sahabat lama bisa memahat senyum di sisa harimu. Ternyata kamu masih memiliki seorang kawan untuk diajak berbagi kehidupan.

tertawa bersama sahabat lama
tertawa bersama sahabat lama via pixgood.com
Tidak ada yang lebih membahagiakan daripada berbagi tawa dan canda bersama sahabat. Momen sederhana ini akan menyadarkanmu bahwa kamu cukup berarti karena masih memiliki orang-orang terdekat untuk diajak berbagi. Tidak ada yang lebih membahagiakan di dunia ini ketika kita menyadari bahwa kita cukup berharga bagi orang lain.


8. Ketika malam yang dingin datang, segelas cokelat panas dan selimut akan membuat hatimu meremang. Kamu akan bersyukur betapa kamu masih punya tempat berteduh sehingga tidak kedinginan.

bersyukurlah dan bahagialah kamu memiliki tempat aman untuk bernaung
bersyukurlah dan bahagialah kamu memiliki tempat aman untuk bernaung via favim.com
Bahagia juga bisa kamu temui ketika kamu berselimut di malam hari. Rasa bahagia akan terselip di relung hatimu ketika kamu menyadari bahwa ternyata kamu masih memiliki tempat untuk bernaung dan tidak kedinginan di luaran sana. Kamu dapat merapal syukur karena kamu masih memiliki tempat yang hangat untuk menghabiskan malam.

Ucap syukur itu perlu kamu rapalkan tiap waktu, karena ternyata, banyak dari momen-momen sederhana setiap harinya yang mampu membuka mata bahwa kamu adalah orang yang bahagia






Sumber : hipwee.com
Pola 17+ dalam Bimbingan dan Konseling
Pola 17+
Pola umum bimbingan dan konseling di sekolah sering disebut dengan BK pola 17 karena didalamnya mengandung 17 butir pokok yang amat perlu diperhatikan dalam penyelenggaraan bimbingan dan konseling.
A.      Pengertian
Pola bimbingan dan konseling pola 17+ adalah progam bimbingan dan konseling / pemberian bantuan kepada peserta didik melalui, 6 bidang bimbingan, 9 layanan, dan 6 layanan pendukung yang sesuai dengan norma yang berlaku.
B.       Tujuan
Secara umum tujuan pola bimbingan dan konseling 17+ adalah Memberikan arah kerja atau sebagai acuan dan evaluasi kerja bagi guru BK / konselor, membantu peserta didik mengenal bakat , minat , dan kemampuannya, serta memilih dan menyesuaikan diri dengan kesempatan, pendidikan, dan merencanakan karier yang sesuai dengan tuntutan kerja.
C.      Bidang Bimbingan
Pelayanan bimbingan dan konseling meliputi enam bidang bimbingan yaitu:
1.            Bidang bimbingan pribadi, bidang kehidupan pribadi yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami, menilai dan mengembangkan potensi dan kecakapan, bakat dan minat sesuai dengan karakteristik kepribadian dan kebutuhan dirinya.
2.     Bidang bimbingan sosial, bidang kehidupan sosial yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai serta mengembangkan kemampuan hubungan sosial yang efektif dengan teman sebaya, keluarga, masyarakat dan lingkungan yang lebih luas.
3.     Bidang bimbingan belajar, bidang kegiatan belajar yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam mengamnbangkan kemampuan belajar dalam rangka mengikuti pendidikan sekolah/madrasah dan belajar secara mandiri.
4.         Bidang bimbingan karir, bidang perencanaan, pelaksanaan dan pemantapan karir yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai informasi serta memilih dan mengembangkan keputusan karir.
5.    Bidang kehidupan keluarga, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam merencanakan kehidupan keluarga dan keragaman persoalan persiapan membentuk keluarga.
6.        Bidang kehidupan keberagamaan, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik untuk memantapkan diri dalam memahami dan melaksanakan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan pribadi dan sosial.

D.           Layanan Bimbingan dan Konseling
Layanan bimbingan dan konseling meliputi tujuh layanan yaitu ;
a.             Layanan Orientasi, yaitu layanan yang ditujukan untuk semua siswa baru dan pihak-pihak lain guna memberikan pemahaman dan penyesuaian diri terhadap lingkungan sekolah yang baru dimasuki siswa. Fungsi utama layanan orientasi ini ialah fungsi pemahaman dan pencegahan. Materi yang apat diangkat dalam layanan orientasi ada berbagai macam yaitu :
1.      Orientasi umum sekolah yang baru dimasuki.
2.      Orientasi kelas baru dan semester baru.
3.      Orientasi kelas terakhir, semester akhir, EBTA, ijazah.
Layanan orientasi dapat diselenggarakan baik dalam bentuk pertemuan umum, pertemuan klasikal maupun pertemuan kelompok. Materi orientasi dapat disampaikan oleh Konselor Sekolah, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Wali Kelas, Guru Mata Pelajaran atau personil lain yang diselenggarakan pada awal mulainya kegiatan pada satu jenjang atau periode pendidikan tertentu.
b.             Layanan Informasi, yaitu layanan yang bertujuan untuk membekali individu dengan berbagai pengetahuan dan pemahaman tentang berbagai hal untuk mengenal diri, merencanakan dan mengembangkan pola kehidupan sebagai pelajar, anggota keluarga dan masyarakat. Pemahaman layanan informasi ini digunakan sebagai acuan dalam meraih tujuan yang dicita-citakan. Materi yang dapat diangkat melalui layanan informasi ini adalah :
1.      Informasi pengembangan pribadi
2.      Informasi kurikulum dan proses belajar mengajar
3.      Informasi pendidikan tinggi
4.      Informasi jabatan
5.      Informasi kehidupan keluarga, sosial kemasyarakatan, keberagamaan, sosial budaya dan lingkungan.
c.              Layanan Penempatan/Penyaluran, yaitu layanan yang bertujuan untuk menyalurkan bakat dan minat sesuai dengan kemampuan yang dimiliki  peserta didik. Hal ini memungkinkan peserta didik untuk menempati posisi pilihan yang tepat yaitu berkenaan dengan penjurusan, kelompok belajar, kegiatan ekstra kurikuler, dll. Fungsi utama layanan ini adalah fungsi pencegahan dan pemeliharaan. Materi yang dapat diangkat melalui layanan ini adalah :
1.      Penempatan di dalam kelas berdasar kondisi, ciri pribadi dan hubungan sosial siswa serta asas pemerataan
2.      Penempatan dan penyaluran ke dalam kelompok belajar berdasarkan kemampuan dan kelompok campuran
3.      Penempatan dan penyaluran di dalam program yang lebih luas
Pelaksanaan layanan penempatan dan penyaluran didahului oleh pengungkapan :
a.       Kondisi fisik siswa meliputi : keadaan panca indera (terutama mata dan telinga), ukuran badan, jenis kelamin, keadaan fisik lainnya.
b.      Kemampuan akademik
c.       Kemampuan psikofisik seperti terlalu banyak gerak, cepat lelah.
d.             Penguasaan Konten, yaitu layanan yang membantu peserta didik menguasai konten tertentu terutama kompetensi atau kebiasaan yang berguna dalam kehidupannya. Materi umum layanan ini ditujukan kepada konseli dapat memiliki konten dalam :
1.        Ketrampilan teknik belajar
2.        Ketrampilan cara belajar yang efektif dan efisien
3.        Melatih kebiasaan belajar
4.        Melatih efisiensi waktu sehari-hari
e.              Layanan Konseling Perseorangan, suatu layanan yang bertujuan agar siswa mendapatkan pelayanan langsung, tatap muka dengan konselor sekolah dalam rangka pembahasan dan pengentasan permasalahannya. Fungsi utama layanan ini adalah fungsi pengentasan. Materi layanan konseling perseorangan ini ada beberapa macam, tidak terbatas dan dilaksanakan untuk segenap masalah secara perseorangan.
f.              Layanan Bimbingan Kelompok, yaitu suatu layanan yang bertujuan dan berfungsi agar siswa secara bersama-sama memperoleh berbagai bahan dari konselor sekolah sebagai narasumber yang bermanfaat bagi siswa itu sendiri. Layanan bimbingan kelompok, siswa diajak untk mengemukakan pendapatnya tentang topic yang sedang dibjcarakan dan mengembangkan permasalahan yang sedang dibicarakan. Fungsi utama layanan ini adalah fungsi pemahaman dan pengembangan. Materi layanan bimbingan kelompok meliputi :
1.        Pemahaman dan pemantapan kehidupan beragama dan hidup sehat
2.        Pemahaman dan penerimaan diri sendiri dan orang lain apa adanya
3.        Pemahaman tentang emosi, prasangka, konflik dan peristiwa yang terjadi dalam masyarakat beserta pemecahannya
4.        Pengaturan dan penggunaan waktu secara efektif
5.        Pemahaman tentang adanya berbagai alternative pengambilan keputusan dan berbagai konsekuensinya
6.        Pengembangan sikap kebiasaan belajar, pemahaman hasil belajar, timbulnya kegagalan belajar, dan cara penanggulangannya
7.        Pengembangan hubungan sosial yang efektif dan produktif
8.        Pemahaman tentang dunia kerja, pilihan dan pengembangan karier serta perencanaan masa depan
9.        Pemahaman tentang pilihan dan persiapan memasuki jurusan/program studi dan pendidikan lanjutan
g.             Layanan Konseling Kelompok, yaitu suatu layanan yang diselenggarakan dalam suasana kelompok yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk dapat membahas dan mengentaskan masalah yang dialami. Fungsi utama layanan ini adalah fungsi pengentasan. Materi umum layanan konseling kelompok diselenggarakan dalam kelompok dengan memanfaatkan dinamika kelompok yang meliputi segenap bidang bimbingan. Dalam konseling kelompok masalah pribadi setiap anggota kelompok dibicarakan bertujuan agar masalah tersebut dapat terentaskan.
h.             Layanan Konsultasi, yaitu bantuan dari konselor ke konseli dimana konselor sebagai konsultan dan konseli sebagai konsulti, membahas tentang pihak ketiga. Pihak ketiga tersebut misalnya anak, peserta didik, atau orang tuanya. Bantuan ini diberikan agar konsulti dapat menghadapi pihak ketiga yang dipermasalahkannya. Contoh penerapan layanan ini adalah :
1.        Wali kelas konsultasi mengenai kondisi muridnya
2.        Orang tua konsultasi mengenai kondisi anaknya.
i.               Layanan Mediasi, mediasi berasal dari kata “media” yang artinya perantara atau penghubung. Layanan mediasi adalah layanan yang dilaksanakan oleh konselor terhadap dua pihak atau lebih yang sedang mengalami keadaan tidak harmonis. Tujuan umum layanan ini adalah tercapainya kondisi hubungan yang positif dan kondusif diantara para klien. Tujuan khususnya adalah difokuskan dari kondisi awal menjadi kondisi baru dalam hubungan antara pihak-pihak yang sedang bermasalah.

E.            Kegiatan Pendukung Bimbingan dan Konseling
1.             Aplikasi Instrumentasi
Tujuannya yaitu mengumpulkan data dan keterangan peserta didik baik secara individual maupun kelompok. Fungsi utama bimbingan yang diemban oleh kegiatan penunjang aplikasi instrumentasi ialah fungsi pemahaman.
2.             Himpunan Data
Tujuannya yaitu menghimpun seluruh data dan keterangan peserta yang relevan dengan keperluan pengembangan siswa dalam berbagai aspeknya. Fungsi utama bimbingan yang didukung oleh penyelenggaraan himpunan data adalah fungsi pemahaman. Keseluruhan himpunan data yang dikumpulkan dapat dikelompokkan menjadi data pribadi, data kelompok dan data umum.
3.             Konferensi Kasus
Yaitu kegiatan pendukung bimbingan dan konseling untuk membahas permasalahan yang dialami oleh peserta didik (klien) dalam suatu forum pertemuan yang dihadiri oleh berbagai pihak yang diharapkan dapat memberikan bahan, keterangan, kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya permasalahan tersebut. Pertemuan ini dalam rangka konferensi kasus bersifat terbatas dan tertutup.
4.      Kunjungan Rumah
Yaitu kegiatan pendukung bimbingan dan konseling untuk memperoleh data, keterangan, kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya permasalahan peserta didik (klien) melalui kunjungan ke rumahnya. Kegiatan ini memerlukan kerjasama yang penuh dari orang tua dan anggota keluarga klien yang lainnya.
5.             Alih tangan kasus
Yaitu kegiatan pendukung bimbingan dan konseling untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat dan tuntas atas masalah yang dialami peserta didik (klien) dengan memindahkan penanganan kasus dari satu pihak ke pihak lainnya. Kegiatan ini memerlukan kerjasama yang erat dan mantap antara berbagai pihak yang dapat memberikan bantuan dan atas penanganan masalah tersebut (terutama kerjasama dari ahli lain tempat kasus itu dialihtangankan)


6.               Tampilan Kepustakaan
Yaitu bantuan layanan untuk memperkaya dan memperkuat diri berkenaan dengan permasalahan yang dialami klien. Tujuan tampilan kepustakaan yaitu :
1.      Melengkapi substansi layanan berupa bahan-bahan tertulis dan rekaman yang ada dalam layanan tampilan kepustakaan.
2.      Mendorong klien memanfaatkan data yang ada untuk mengentaskan masalah.




DAFTAR PUSTAKA
Mugiarso, Heru. 2009. Bimbingan dan Konseling. Semarang : UNNES PRESS










Pernah berpikir kalau kamu adalah seseorang yang ambivert, alias ekstrovert tapi sekaligus juga introvert? Layaknya Ali Topan Anak Jalanan kamu menikmati merasa terasing di tengah keramaian.  Dari luar kamu terlihat energik, mudah bergaul, dan disukai banyak orang. Namun sebenarnya kamu nggak selalu merasa nyaman berinteraksi sama orang lain. Pandai bicara dan humoris bukan berarti kamu selalu mau terlibat dalam percakapan.
Teman-temanmu berharap kamu bisa membuat suasana jadi rame, dan kamu emang bisa bikin suasana jadi meriah. Lalu kamu menarik diri pelan-pelan keluar dari keramaian dan kembali menyendiri. Jika blues adalah musik pengiringnya, maka ini adalah lirik dari kamu:


1. Kamu Bukan Anti-Sosial, Kamu Cuma Selektif Memilih Teman

Bukan anti-sosial kok via www.mashable.com
Bukannya kamu angkuh atau merasa lebih baik dari orang lain, tapi kamu merasa diri punya “jatah” atau kuota untuk berteman dan menghabiskan waktu dengan orang lain. Kamu senang membuat orang lain tertawa atau bisa berbincang-bincang dengan mereka, tapi nggak terlalu lama karena kamu juga butuh waktu sendiri.


2. Teman Main dan Nongkrongmu Boleh Banyak. Tapi Teman Baikmu Cuma Ada Satu (Atau Dua, Kalau Beruntung)

Dua sudah kebanyakan via pixel.nymag.com
Kamu bukan orang yang punya banyak lingkaran pertemanan, apalagi yang berbeda-beda latar belakangnya satu sama lain. Kamu nggak begitu mudah membuat teman baru karena sebenarnya kamu sedikit pemalu. Tapi sekali kamu bisa cocok dengan orang lain, orang itu akan jadi teman seumur hidupmu.


3. Kamu Gak Ngerti Apa Gunanya Acara Ngumpul-Ngumpul Seperti Reuni, Prom Night, Pesta Atau Arisan

What prom? via alyceparis.com
Acara seperti demikian bukan buat kamu; kamu gak ngerti manfaatnya apa. Kamu gak ingin terlibat dengan kegiatan kumpul-kumpul macam itu. Bagimu, acara sosial yang menyenangkan adalah acara yang dihadiri hanya oleh orang-orang terdekatmu.

4. Tapi Sekalinya “Kesambet” Ketika Akhirnya Pergi Keluar, Kamu Malah Jadi ‘Biang Pesta’

Sisi ekstrovertmu kadang keluar di waktu yang nggak disangka-sangka. Misalnya: setelah dipaksa teman-temanmu, akhirnya kamu mau keluar rumah dan justru jadi bintang di tempat pesta. Joget di atas meja semalaman, pulang paling pagi, teriak-teriak dan ketawa paling keras.


5. …Lalu Kamu Kembali Pulang Dan Menutup Diri

Kembali menutup diri via blog.hood.ie
Sehari setelah jadi biang pesta, kamu akan mengurung diri di kamar — kalau perlu pergi ke tempat sepi yang minim koneksi dengan dunia luar. Kamu butuh waktu untuk sendirian supaya emosimu bisa tenang.


6. Kamu Selalu Berusaha Menghindar Ketemu Sama Orang Lain

Tetap Hangat via wikihow.com
Kalau bisa milih, kamu bakal memilih untuk nggak berpapasan dengan orang yang kamu kenal. Tapi ketika kamu benar-benar ketemu salah satu dari mereka di jalan, kamu akan dengan senang hati dan hangat bercakap-cakap dengan mereka.

7. Dalam Kegiatan Pacaran, Kamu pun Sering Menemukan Keanehan. Kamu Bisa Mesra Kalau Langsung Ketemuan. Sisanya? Dataaar~

Apa itu bagian dari pacaran? via coffeemeetsbagel.com
Pas kamu ketemuan sama dia, kalian bisa tertawa dan ngobrol dengan mesra. Anehnya, kalau kalian sudah kembali ke rumah masing-masing, kamu akan malas buat membalas SMS-nya atau menelepon dia. Bukan karena kamu nggak perhatian atau sayang; kamu cuma terlalu menikmati waktumu sendirian.


8. Walaupun Menghindari Ketemu Orang, Kamu Adalah Pribadi yang Ramah dan Mudah Disukai

Mereka yang datang sendiri via www.youtube.com
Kamu bukannya sengaja tebar pesona; kamu cuma memang dari sananya bisa bikin orang ketawa. Kalaupun kamu sengaja, kamu gak akan berusaha menarik perhatian semua orang di suatu acara — paling cuma sama tiga-empat orang doang.


9. Tanpa Alasan, Kamu Tetap Menjadi Misterius

Misterius dari ukuran media sosial via www.wired.com
Sebenarnya gak ada misteri yang spesial gitu dari hidupmu, itu cuma anggapan orang lain aja. Anggapan ini pun tercipta cuma gara-gara hal yang sederhana: kamu gak pernah merasa penting untuk melaporkan apa yang terjadi pada hidupmu di media sosial.


10. Tapi, Ada Masanya Juga Dimana Kamu Nge-Tweet Tiap 5 Menit Sekali

Dan tiba-tiba hilang via reporting.sunlightfoundation.com
Mungkin kamu waktu itu lagi overexcited dengan suatu event besar: Piala Dunia, pemilu 2014, atau kedatangan band favoritmu ke Indonesia. Setelah event itu selesai, situasi kembali normal dan kamu mendadak malu membaca tweet-tweet penuh semangat yang pernah kamu ketikkan. Lalu akun Twitter-mu kamu deactivate selama sebulan.

11. Kamu Sebenarnya Ingin Berinteraksi, Tapi Kamu Juga Merasa Gak Nyaman Sendiri

Jadi canggung via www.the-underground.ca
Kamu berpapasan dengan teman lama di jalan. Sayangnya, waktu itu kamu lagi ada dalam mode “pengen sendiri dan nggak bisa diganggu”. Ujung-ujungnya, tanpa disengaja olehmu atau dia, suasana di antara kalian berdua pun jadi canggung banget.


12. Kamu Gak Akan Pernah Paham Dengan Dikotomi ‘Introvert’ Dan ‘Ekstrovert’

Gak sama kalian, tapi aku masih bisa lihat kalian via psikologid.com
Karena kamu seorang introvert yang ekstrovert. Atau seorang ekstrovert yang introvert. Kecenderunganmu berperilaku akan sangat tergantung pada suasana hatimu waktu itu.


13. Walau Sering Merasa Kikuk, Kamu Tetap Punya Public Speaking Skill Yang Oke

Kenapa harus saya? via www.weddingbee.com
Karena kamu punya kemampuan alamiah untuk bikin orang terhibur, banyak orang di sekitarmu yang menyarankan supaya kamu jadi MC atau pembaca pidato di suatu acara. Kemampuan public speaking-mu oke dan kamu tetap bisa terlihat pede, walaupun dalam hati kamu pengen muntah kalau dihadapkan dengan kerumunan orang.

14. Kamu Ingin Diperhatikan, Tapi Kamu Gak Tahan Kalau Ada Orang Yang Memandangi Kamu

Gak sanggup via www.sooziq.com
Akui aja, kamu pasti mau sedikit apresiasi setelah melakukan usaha keras di sekolah atau pekerjaanmu. Kamu mau orang-orang di sekitarmu mengucapkan “Selamat!” atas prestasi yang kamu torehkan atau “Makasih, ya…” atas bantuan yang kamu berikan. Tapi kamu akan risih ketika sadar bahwa ada orang yang bersimpati atau kagum padamu. Kamu pun akan segera panik kalau seluruh mata di ruangan mengarah padamu.


15. Bagi Orang Lain, Sifat Aslimu Seperti Teka-Teki

Penuh teka-teki via www.bontonist.com
Dan meskipun berat, kadang-kadang kamu harus mengakui itu. Kamu sendiri kadang nggak ngerti apa yang sebenarnya kamu mau, atau sifat mana yang sebenarnya adalah sifat aslimu. Kalau kamu bertanya “Aku sebenarnya orangnya kayak apa sih?” ke teman-temanmu, mereka bisa memberi jawaban yang beda-beda. Ketidaktegasan adalah kelemahan terbesarmu.

16. Kamu Paling Suka Nongkrong Di Kafe, Dikelilingi Orang Namun Tetap Sendirian

Sendiri di keramaian via coffee-and-wood.tumblr.com
Entah untuk belajar, menyelesaikan tugas, atau sekedar duduk dan menghabiskan waktu luang, sendirian di tengah keramaian menjadi kepuasan batin terbesarmu. Kalau kamu terus-terusan belajar atau bekerja dalam kelompok, kamu akan cepat lelah dan emosi. Sementara kalau kamu mengurung diri terus di kamar, kamu bisa merasa gila dan kesepian.


17. Kamu Pun Nggak Masalah Kalau Harus Traveling Sendirian

Going solo via www.sologirltravel.com
Kamu nggak masalah menjadi solo traveler yang ke mana-mana sendirian. Tapi setibanya di tempat tujuan, kamu bisa membaur dengan warga lokal. Kamu nggak akan malu bertanya arah jalan atau meminta tolong bapak penjaga warung untuk mengambil fotomu di depan monumen paling gaul di kota dimana kamu sedang bertandang.


18. Butuh Waktu Yang Lama Sebelum Kamu Sadar Kalau Kamu Ternyata Pemalu

Aku cuma pemalu, bukan sombong via taylorswiftsongs2.blogspot.com
Setelah bertahun-tahun akhirnya kamu sadar kalau kamu bukannya sombong atau nggak suka manusia. “Sebenarnya, aku cuma pemalu…” katamu. Sayangnya saat orang lain mendengar pernyataan itu, mereka akan ketawa dan bilang “Yaelah…yang benar aja!”

Sumber : www.hipwee.com

Selasa, 30 Desember 2014

Yaa untuk mengenal siapa pemilik blog ini, bisa disimak hal-hal dibawah ini yaa teman :)
Nama : Endang Tri Wahyuningsih
Tempat Lahir : Cilacap
Tanggal Lahir : 15 Juli 1995
Saat ini menjadi Mahasiswi Bimbingan dan Konseling FIP Unnes angkatan Tahun 2013 :)
bisa difollow nih di
Twitter : @endang_triiw 
Facebook : Endang Tri Wahyuningsih
Terimakasih :) :)


Sabtu, 27 Desember 2014

Hallo teman-teman, untuk mempermudah kalian dalam mempelajari TIK khususnya dalam Bidang Bimbingan dan Konseling, ada beberapa materi yang memang perlu dipelajari nih. Yuk bisa didownload di bawah ini :)

1. Pengertian, Komponen dan Karakter TIK
                 
2. Data dan Informasi
                             
3. Peranan dan Manfaat TIK

4. Program Pemerintah dan Swasta dalam Implementasi TIK bagi BK
5. Pembelajaran Modern BK
6. Sejarah Komputer
7. Pengertian Teknologi, Teknologi Informasi dan Komputer




Selasa, 09 Desember 2014

Zhang Xin, wanita Cina yang kekayaannya melebihi Donald Trump sukses mengubah nasib setelah merantau ke Inggris. Sementara, Tadashi Yanai, founder retail Uniqlo dengan kekayaan 15,5 Miliar US Dolar dan ditetapkan sebagai orang terkaya nomor 1 di Jepang juga melakukan hal serupa. Merantau, ternyata jadi kunci utama dalam kisah sukses kedua tokoh di atas.
Di Indonesia, budaya merantau pun kian lekat di masyarakat kita. Orang Sumatra merantau ke Jawa, sedangkan yang di Jawa pergi ke Kalimantan atau Sulawesi demi bisa sukses dan punya kehidupan yang lebih baik. Namun, apakah mereka yang merantau pasti dijamin sukses? Tentu tidak. Selama tak punya modal dan persiapan yang matang, merantau bisa jadi memperparah kehidupanmu. Nah, agar tak salah dalam melangkah, simak dulu yuk tips sukses merantau berikut ini!


1. Merantau Bukan Perkara Sederhana. Kamu Harus Punya Alasan Kuat Sebelum Meninggalkan Kampung Halamanmu!

kamu wajib punya alasan kuat untuk merantau
kamu wajib punya alasan kuat untuk merantau via www.playbuzz.com
Rumah dan tanah kelahiran tentu jadi salah satu hal penting dalam hidup. Sebagai tempatmu tumbuh dan dibesarkan, kampung halaman pastilah punya posisi istimewa dihati. Ada keluarga, saudara, teman, dan kenalan-kenalan terdekat di sana. Ibaratnya, setiap jengkal tanah di kota tempatmu lahir dan dibesarkan sudah baik-baik kamu kenal.
Bayangkan, jika akhirnya kamu harus pergi dan meninggalkan segala romantisme bersama kota tercinta. Mungkin, jika bukan lantaran perkara sekolah atau tuntutan pekerjaan, kamu akan memilih tetap tinggal. Atas alasan inilah kamu sebaiknya masak-masak memikirkan keputusan yang akan diambil. Apakah lowongan pekerjaan yang kamu incar di tempat perantauan cukup menjanjikan? Apakah sekolah atau kampus tujuanmu di sana memang layak dan berkualitas?
Nah, jika pada akhirnya merantau tetap jadi pilihan terbaik, maka bersiaplah untuk bekerja keras demi mempertanggungjawabkan keputusanmu. Yakinlah bahwa kamu akan meraih sukses di tempat barumu sehingga kelak saat kembali ke kampung halaman, kamu bisa pulang dengan bangga.


2. Sebelum Memutuskan Pergi Persiapanmu Harus Benar-Benar Matang; Riset Soal Tempat Tujuan, Hitung Biaya Hidup yang Dibutuhkan, dan Pelajari Kultur di Tempat Barumu Nanti

cari informasi sebanyak mungkin
cari informasi sebanyak mungkin via tabletvideoforagents.com
Jangan samakan merantau dengan sekadar pergi liburan, keduanya jelas jauh berbeda. Kali ini kamu tak akan singgah 3 hari atau seminggu, tapi bertahun-tahun. Kamu pun bukan hendak bersantai dan menikmati tempat wisata, tapi untuk belajar atau bekerja. Nah, hal paling pertama yang harus kamu lakukan adalah mencari sebanyak-banyaknya informasi tentang kota yang akan kamu tinggali. Catat alamat dan nomor telepon tempat-tempat pentingnya, beli peta, kenali nama-nama jalan, hingga lokasi-lokasi landmark-nya.
Selanjutnya, mulailah menyiapkan estimasi biaya hidupmu di sana. Semisal kamu sebagai mahasiswa, hitung biaya kost, pengeluaran makan selama sebulan, biaya laundry, hingga uang pulsa. Sama halnya jika kamu merantau untuk bekerja, perkirakan gaji yang bisa kamu peroleh, bandingkan dengan UMR di tempat rantau dan daerah asalmu, catat semua pengeluaran yang kamu butuhkan sebagai seorang pegawai baru.
Mengenal kultur budaya tempat tujuanmu juga tak kalah penting. Jakarta misalnya, kota dengan ritme yang dinamis dan punya jutaan pendatang. Selain dituntut gesit, kamu harus punya mobilitas tinggi mengingat jarak satu daerah ke daerah lain cukup jauh dan lebih sering macet. Sementara, Surabaya adalah kota industri yang juga jadi sasaran para perantau. Punya nilai-nilai budaya yang masih sangat kental dan kultur kerja yang keras. Jika ingin ke sana, bersiaplah berandaptasi dengan cuaca panas.


3. Pastikan Kamu Punya Saudara, Teman, Atau Kenalan yang Bisa Dimintai Bantuan dalam Situasi yang Mendesak

ada saudara atau teman yang bisa dihubungi dalam kondisi darurat
ada saudara atau teman yang bisa dihubungi dalam kondisi darurat via aulizah.blogspot.com
Tinggal sendiri, jauh dari orang tua dan keluarga tentu akan lebih beresiko. Saat masih tinggal bersama orang tua, kamu mungkin sering telat makan, abai pada kesehatan, atau tak banyak pertimbangan saat akan melakukan sesuatu. Toh keluarga selalu ada dan siap diandalkan saat kamu punya masalah dan butuh bantuan.
Sementara, saat akhirnya harus hidup mandiri, apapun yang akan dilakukan harus baik-baik dipikirkan. Siapa yang akan merawatmu jika akhirnya jatuh sakit lantaran sering telat makan dan hobi begadang? Siapa yang bisa dimintai bantuan jika kamu mendadak tertimpa masalah atau musibah? Yup, merantau memang akan menempamu jadi pribadi yang lebih mawas diri.
Namun, sebagai langkah antisipasi, pastikan bahwa kamu tak benar-benar sendirian di tempatmu merantau. Setidaknya ada salah satu keluarga atau teman yang bisa dihubungi dan dimintai bantuan dalam kondisi yang darurat dan terdesak.


4. Di Tempat Rantau, Kamu Wajib Punya Skill Beradaptasi dan Kemampuan Membawa Diri

punya skill beradaptasi dan kemampuan membawa diri
punya skill beradaptasi dan kemampuan membawa diri via internetcerdasindonesia.org
“Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung”
Yup, sesuai dengan peribahasa di atas, skill beradaptasi dan kemampuan membawa diri adalah hal yang penting. Keduanya akan sangat menentukan kemampuanmu untuk bertahan dan sukses di perantauan.
Saat pertama kali tiba di tempat barumu, kamu mungkin kaget lantaran semua makanan yang dijajakan terasa manis. Sementara, di tempat asalmu hampir semua makanan pasti punya cita rasa yang pedas. Meskipun berbeda soal cita rasa, nafsu makanmu tak lantas hilang dan niatmu merantau tak begitu saja surut ‘kan?
Kamu pun selayaknya bisa baik-baik membawa diri; tahu bagaimana harus bersikap dan menjaga perkataan. Tempat dan lingkungan baru memberi kesempatan bagimu untuk tampil sebagai pribadi yang baru. Di sanalah kamu akan memulai kehidupanmu dari awal, maka tunjukkan kesan yang baik bagi mereka yang baru mulai mengenalmu.


5. Rumus Wajib Bagi Para Perantau: Hidup Hemat dan Pintar-Pintar Menyisihkan Uang

belajar hiduo hemat dan menabung
belajar hiduo hemat dan menabung via hiroshi-okamoto.com
Sebenarnya, siapapun layak menerapkan pola hidup hemat dan kebiasaan menabung. Namun, khusus bagi para perantau, dua hal ini sudah jadi ilmu pasti. Bagi mahasiswa, berhemat berarti memastikan bahwa uang kiriman dari orang tua bisa cukup untuk semua kebutuhan selama satu bulan. Sementara, kamu yang bekerja tentu harus memastikan bahwa pengeluaranmu tak lebih besar dari gaji yang kamu peroleh.
Kebiasaan menyisihkan uang alias menabung pun tak boleh terlupakan. Tabungan bisa jadi prestasi atau bukti kemandirianmu mengelola keuangan. Selain itu, tabungan juga bisa dijadikan dana cadangan jika sewaktu-waktu ada kebutuhan yang mendesak atau tak bisa menunggu.


6. Tanah Rantau Itu Ibarat Lembar Kosong yang Bebas Diisi. Buka Dirimu Seluas-luasnya Demi Menemukan Kawan Baru

cari teman baru dan jelajah kotamu
cari teman baru dan jelajah kotamu via intisari-online.com
Tinggal di tempat baru memberimu kesempatan untuk memperluas pergaulan. Kamu bisa punya banyak teman-teman baru, baik di kantor, kampus, atau di lingkungan sekitar tempat kost-mu. Teman-teman baru inilah yang lambat laun membuatmu merasa betah dan seperti menemukan “rumah”. Mereka pulalah yang tak akan segan membantu dan memberi dukungan saat kamu sangat membutuhkannya.
Sementara, menjelajah tempat tinggalmu berarti belajar dan menemukan pandangan baru. Kamu bisa berkeliling dengan angkutan umum saat akhir pekan, mengunjungi tempat-tempat wisatanya, dan belajar lebih mengenal kekayaan lokal. Dengan cara ini bisa jadi kamu akan menemukan hal-hal baru yang mungkin membuatmu semakin betah menetap di tanah rantau.


7. Kamu Pun Wajib Bersikap Ramah dan Sopan, Baik dengan Sesama Perantau Maupun Warga Asli Daerah yang Kamu Tinggali

sikap sopan dan ramah itu penting lho!
sikap sopan dan ramah itu penting lho! via natanatuh.wordpress.com
Sebagai pendatang, kamu tentu waib bersikap baik di tempat barumu. Bersikap baik memungkinkanmu disukai banyak orang sehingga usahamu untuk beradapsi bisa jadi lebih mudah. Ramahlah dengan orang-orang baru yang kamu temui di kampus atau tempat kerjamu. Murahlah berbagi senyum sehingga orang akan menilaimu sebagai pribadi yang menyenangkan. Kamu pun layak bersikap sopan yang berarti menghargai lingkungan baru yang kini kamu tinggali.


8. Jika Ingin Sukses, Kamu Harus Punya Karakter Gigih, Pantang Mengeluh, dan Tahan Banting

gigih, gak banyak ngeluh, dan tahan banting
gigih, gak banyak ngeluh, dan tahan banting via www.kungfumagazine.com
Merantau memang identik dengan kesuksesan. Banyak orang yang akhirnya bisa punya kehidupan yang lebih baik setelah mantap memutuskan untuk merantau. Bagi mereka yang tinggal di daerah atau pedalaman misalnya, kota-kota besar tentu terlihat menarik untuk dituju. Banyaknya peluang kerja, fasilitas yang lebih maju, dan taraf hidup yang lebih tinggi bisa menjanjikan kehidupan yang lebih baik.
Tapi, sukses tak mungkin bisa diraih tanpa kerja keras dan usaha. Sukses tak bisa begitu saja didapat tanpa perjuangan yang hebat. Mereka yang akhirnya bisa sukses diperantauan sudah demikian gigih bertahan. Tetap mantap menghadapi segala kesulitan selama tinggal diperantauan dan tak lantas menyerah lalu kembali pulang ke rumah.


9. Di Tempat Baru, Jangan Pernah Berhenti Mengembangkan Dirimu

kamu punya kesempatan mengembangkan diri
kamu punya kesempatan mengembangkan diri via news.indonesiakreatif.net
Yup, lingkungan dan tempat tinggal barumu sah menawarkan berbagai kesempatan untuk maju. Kamu pun layak memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Bukankah memanfaatkan fasilitas di perpustakaan lebih baik daripada buru-buru pulang ke kost setelah selesai kuliah? Lantaran tak ada keluarga yang menunggumu pulang, tak ada salahnya memilih kerja lembur selama stamina dan tubuhmu masih kuat ‘kan? Jika kamu masih punya banyak waktu luang, manfaatkan untuk berbagai kegiatan yang sekiranya meningkatkan kualitasmu!


10. Temukan dan Bergabunglah dengan Komunitas Sesama Perantau yang Bisa Jadi Obat Rindu Ketika Ingat Rumah

gabung dalam komunitas sesama perantau
gabung dalam komunitas sesama perantau via karabboy.blogspot.com
Bagaimanapun, rumah adalah tempat paling nyaman yang akan selalu kamu rindukan. Tak ada tempat yang bisa menggantikan kenyamanan saat bisa berkumpul bersama orang tua dan keluarga. Rumahlah yang sah membuatmu bahagia dengan menikmati hidup lewat cara-cara yang sederhana. Demi menawar kerinduanmu pada rumah, kamu bisa bergabung dengan komunitas sesama perantau dari daerahmu. Di sana, kamu akan menemukan teman-teman yang bisa diajak berkeluh kesah dan berbagi rindu. Yang pasti, mereka pun bisa merasakan kerinduanmu pada rumah dan kampung halaman.

Nah, gimana? Apakah kamu yang saat ini tengah merantau sudah menerapkan hal-hal di atas? Buat kamu yang bersiap akan merantau, semoga bisa mantap dengan pilihan dan keputusanmu, ya!



:)


Sumber : http://www.hipwee.com